Tidak sedikit orang yang sudah mengenal mengenai assessment karena sering disebut dalam dunia kerja, terutama pada proses rekruitmen. Namun banyak pula dari mereka yang ternyata hanya sekedar mendengar tanpa mengenal arti apa itu assessment sesungguhnya. Padahal sering dikaitkan dengan perusahaan yang ingin mendapatkan SDM berkualitas. Sebenarnya, apa hubungan keduanya? Nah, pada artikel kali ini akan dibahas secara tuntas dan lengkap!
Perlu untuk diketahui terlebih dahulu jika assessment merupakan sebuah penilaian, yang mana bisa menilai seberapa kemampuan, ketrampilan, ataupun kehandalan orang dalam suatu bidang. Contoh nyatanya bisa dilihat langsung pada seorang karyawan ketika akan mendapatkan promosi jabatan. Umumnya perusahaan akan melakukan penilaian tersebut demi mendapatkan gambaran seperti apa kondisi karyawan. Dengan begitu akan terlihat jelas mana yang merupakan kelebihan dan mana kekurangannya.
Bukan hanya dalam dunia industri saja, tetapi assessment dapat pula digunakan untuk beberapa bidang lain seperti kesehatan, pendidikan dan masih banyak lagi lainnya. Metode penilaian itu dilakukan bukan tanpa alasan. Yang mana memiliki tujuan jelas, bisa Anda lihat dari beberapa hal berikut ini :

1. Bisa menjadi tujuan untuk meningkatkan relasi dan juga para karyawan serta perusahaan pada suatu pekerjaan.
2. Bisa pula menjadi bentuk apresiasi kinerja karyawan jadi lebih termotivasi lagi untuk dapat bekerja lebih keras, lebih tekun, lebih baik atau setidaknya bisa mempertahankan kinerja.
3. Dapat memberikan kesempatan bagi para karyawan supaya bisa melakukan pengembangan karir, ketika promosi ataupun menyesuaikan kemampuan dengan devisi.
4. Memberikan menyesuaikan kebutuhan perusahaan, dengan memeriksa segala rencana pelaksanaan serta kebutuhan pelatihan yang diperlukan karyawan kedepan.
Setelah melihat tujuan jelas seperti diatas, sudahkah menjawab pertanyaan mengenai hubungan antara assessment dan SDM berkualitas perusahaan? Tentu saja keduanya memiliki hubungan yang erat, dimana ketika perusahaan memerlukan karyawan berkualitas sesuai dengan kebutuhan. Tentu saja harus melihat seperti apa kemampuannya, ketrampilan dan lainnya. Bukan hanya berdasarkan data atau nilai pendidikan, lebih dari pada itu perlu untuk melakukan proses penilaian dengan assessment.
Hubungan apa itu assessment dengan SDM berkualitas sudah terjawab bukan? Saatnya mengetahui apa saja jenis assessment untuk penerimaan karyawan baru, antara lain:
1. Write asesmen.
Ini merupakan jenis pertama yang cukup akrab ditelinga banyak orang, tes tertulis. Jadi ini diberikan perusahaan kepada para calon karyawan dengan sejumlah soal tertulis. Setelah itu karyawan barulah menjawab dengan kurun waktu yang sudah ditentukan.
2. Performance assessment.
Dimana perusahaan memberikan tugas SDM baru untuk mengikuti sebuah tes yang nantinya dibuat dalam berbagai situasi. Misalnya sikap karyawan ketika menghadapi situasi apa, ataupun sejenisnya.
3. Skill assessment.
Bisa memberikan gambaran kepada karyawan dalam mengukur kemampuan untuk menyelesaikan pekerjaan. Umumnya dilakukan dalam proses pengangkatan karyawan baru ataupun sejenisnya.
4. Diagnostic assessment.
Penilaian perusahaan yang harus dilakukan untuk menguji pengetahuan yang dimiliki oleh seorang karyawan. Perusahaan akan memberikan pertanyaan mengenai kelebihan dan kelebihan sehingga terlihat jelas.
5. Cognitive assessment.
Fungsi dari jenis yang satu ini adalah untuk melihat kecerdasan dari calon karyawan ketika melamar pekerjaan. Perusahaan akan menguji seberapa kritis karyawan dalam berfikir dan mencari solusi paling efektif saat menghadapi masalah.
6. Physical assessment.
Cara yang dilakukan perusahaan untuk mencari tahu kemampuan fisik dari karyawan ketika melakukan pekerjaan. Memang tidak semua jenis kerja perlu tenaga fisik namun sejumlah bidang perlu kondisi fisik yang prima.
Itulah beberapa jenis yang bisa Anda kenali dan sering digunakan oleh perusahaan untuk menemukan SDM berkualitas. Karena hubungannya sangat erat, ketika perusahaan mampu untuk mendapatkan SDM yang baik tentu akan berimbas kepada hasil kerja maksimal. Akhirnya pendapatan lebih banyak dan keuntungan besar dirasakan.
Tidak heran jika saat ini perusahaan selalu ketat melakukan penilaian dalam mencari, mempromosikan, ataupun akan menempatkan karyawan sesuai devisi. Supaya Anda siap dengan kondisi kerja yang semakin ketat akan penilaian, bisa lakukan pelatihan.
Misalnya di Prasmul-ELI bukan saja untuk membantu menilai kemampuan Anda tetapi bisa pula dijadikan tempat pelatihan dan pengembangan terbaik. Terjawab sudah mengenai apa itu assessment dan pentingnya dalam perusahaan bukan? Bila Anda masih tidak paham maksud dari assessment Anda bisa cek disini!